Home » » PENDIDIKAN PROFESIONAL

PENDIDIKAN PROFESIONAL

Publish Oleh: Muntadhar Aneuk Lueng Daneun

A.     Pengertian Pendidikan Profesional
            Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan  oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran dan kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
            Adapun yang dimaksud dengan profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan/menuntut keahlian (expertise), menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi.
            Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa guru yang profesional adalah orang yang melaksanakan pembimbingan dan pembelajaran dengan dibekali ilmu pengetahuan yang relevan dan dikerjakan dengan sepenuh hati.
B.  Langkah Menuju Profesional Pendidikan
            Untuk menuju profesionalisme pendidikan, H. A. R. Tilaar, menyatakan bahwa ada 3 ciri utama yang dapat dicermati dalam pendidikan nasional sekarang ini, yaitu: (1) sistem yang kaku dan sentralistik, (2) praktek KKN serta koncoisme, dan (3) sistem pendidikan yang tidak berorientasi pada pemberdayaan rakyat. Untuk itu perlu reformasi yang dibaginya menjadi tiga bagian, yaitu:
a.  Reformasi Jangka Pendek; dengan melakukan pengikisan praktek tercela KKN dan koncoisme di dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional.
b.      Reformasi Jangka Menengah; penataan sistem yang didasarkan pada prinsip desentralisasi sehingga betul-betul memberdayakan masyarakat banyak yang mana isi kurikulum lebih menekankan kepada pemberdayaan rakyat di pedesaan dan rakyat kecil.
c.       Reformasi Jangka Panjang; pemantapan sistem pendidikan nasional yang kokoh, terbuka, bermutu, sehingga dapat bersaing dengan bangsa-bangsa di kawasan regional maupun internasional.

C.  Hambatan dalam Mewujudkan Profesionalisme Pendidikan
            Dengan diberikannya otonomi dalam peningkatan mutu pendidikan, ada beberapa masalah yang dihadapi, misalnya: kesan KKN semakin jelas dan transparan. Pelatihan dan lokakarya sering disalahartikan dan disalahgunakan sebagai ajang rekreasi dan menambah penghasilan bagi utusan. Yang tak kalah beratnya adalah sistem yang ada selalu bertentangan, sehingga penerapan kebijaksanaan baru dijadikan ajang KKN bagi sebagian orang.

D.  Program Pendidikan Profesional Melalui Pendidikan Profesi Guru
            Program pendidikan profesi guru yang selanjutnya disebut program pendidikan profesi guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga para guru dapat memperoleh sertifikasi pendidik. Sedangkan program PPG bertujuan untuk:
1. Menghasilkan guru profesional yang memiliki kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan dan menilai pembelajaran.
2. Menindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik.
3.  Mampu melakukan penelitian dan pengembangan keprofesian secara berkelanjutan.

E.   Analisa tentang Kebijakan Pendidikan
     Salah satu prinsip gerakan reformasi dalam pendidikan adalah pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta mereka dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pendidikan. Perubahan mendasar menuju paradigma pendidikan dasar dan menengah, serta otonomi Perguruan Tinggi pada tingkat pendidikan tinggi. Pembaharuan sistem pendidikan juga meliputi penghapusan diskriminasi antara pendidikan yang dikelola oleh pemerintah dan pendidikan yang dikelola oleh masyarakat, serta perbedaan pengelolaan antara pendidikan keagamaan dan pendidikan umum.